DKNY Fall 2017 Collection

Indonesia Fashion Week

Batik dan Tenun di Sunday Dress Up 2015

By  | 

Photo by Bayu Raditya Pratama

Sunday Dress Up 2015, rangkaian acara Indonesia Fashion Week (IFW), kembali digelar (1/2/2015). Kegiatan long march dengan mengenakan busana produk lokal yang berbeda setiap tahun. Tujuannya untuk menyerukan cinta produk lokal, khususnya fashion. Tahun ini, acara yang dibuka Menteri Pariwisata RI, Arief Yahya, mengangkat batik dan tenun dengan tema Urban Style.

Di tengah gerimis pagi itu, lebih dari 1000 peserta hadir mengikuti long march dari Gedung Sapta Pesona, Jakarta menuju Bundaran HI, kembali ke Gedung Sapta Pesona. Peserta terdiri dari para pelaku industri mode, pencinta mode, model, dan komunitas pemuda (Lembaga Kebudayaan Betawi dan Federasi Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia-FORMI). Mereka mengenakan batik dan tenun. Juga membawa spanduk bertuliskan ajakan untuk menggunakan dan mencintai produk lokal.

Dina Midiani, Direktur IFW berpendapat bahwa ajang Indonesia Fashion Week 2015 merupakan etalase dari kecintaan terhadap fashion lokal. Sedangkan acara Sunday Dress Up 2015 sebagai pengingat kepekaan masyarakat Indonesia terhadap fashion lokal. “Kita berharap acara ini dipublikasi dan menularkan kecintaan terhadap produk lokal Indonesia di daerah–daerah selain Jakarta,” kata Dina Midiani.

Menteri Pariwisata, Arief Yahya berpendapat bahwa fashion merupakan salah satu sektor bisnis yang besar, serta menyerap banyak tenaga kerja. Dengan mendorong produk fashion lokal akan mempertahankan nilai–nilai budaya Indonesia. Produk fashion lokal ini bisa menjadi bagian dari daya tarik wisata Indonesia.

Teks dan Foto: Bayu Raditya Pratama

Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *