DKNY Fall 2017 Collection

Stories

Bill Cunningham, “All I See are Clothes”

By  | 

bill-cunningham-©AllisonVSmith

William J. Cunningham nama lengkapnya. Lebih akrab dengan sebutan Bill Cunningham. Biasa disapa “Bill”. Lahir 13 Maret 1929 (84 tahun) di Boston, Massachusetts, Amerika Serikat. Dia adalah seorang juru foto The New York Times.

Sebagai seorang juru foto, Bill adalah sosok yang konsisten dan bekerja dengan passion. Di usia 84 tahun dia masih bersepeda menyusuri jalan-jalan di kota New York untuk memotret gaya busana orang-orang di jalanan. Itu sudah dilakukannya sejak 1966. Sejak dia memiliki kamera kecil (Olympus Pen-D half-frame) seharga 35 dolar, pemberian David Montgomery, seorang juru foto.

I had just the most marvelous time with that camera. Everybody I saw I was able to record, and that’s what it’s all about,” tulis Bill dalam satu artikelnya, Bill on Bill (The New York Times).

Memotret gaya jalanan sudah menjadi bagian hidup dan kesehariannya. Tentang alasannya, dia mengatakan, “you didn’t know anything unless you photographed the shows and the street, to see how people interpreted what designers hoped they would buy. I realized that the street was the missing ingredient.

Ide memotret gaya jalan sendiri bukan hal baru. Seeberger bersaudara di Prancis sudah jauh-jauh hari memotret busana kaum perempuan di acara-acara pacuan kuda untuk dijadikan buku contoh oleh para pembuat pakaian. Begitu pun Vogue dan Harper’s Bazaar yang memotret kaum sosialita dan selebritas.

Perbedaannya, dia tak pernah tertarik pada kaum selebriti dan orang-orang penting yang kerap menjadi sorotan majalah-majalah mode, kecuali mereka mengenakan sesuatu yang memang menarik perhatiannya.

“Aku hanya tertarik pada mereka yang berpenampilan bagus. Aku mencari kaum perempuan yang menarik perhatian (stunners),” tulis Bill.

I don’t see the people I photographAll I see are clothes,” pungkasnya.

Teks: Sadikin Gani / Foto: Allison V. Smith

Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *