Alexander Wang

Fashion Report

Bin House, Indonesia Memanggil

By  | 
IMG_3970-1
Lihat Koleksi →

Demi meraih predikat kehidupan yang dikatakan modern, masyarakat rela melupakan bahkan merusak pengetahuan tradisional yang diwariskan leluhur. BIN House ingin menunjukkan, menjadi modern justru bertolak dari pengetahuan tradisional melalui ‘Indonesia Memanggil’.

Josephine W. Komara atau yang lebih kita kenal dengan Obin dengan brand BIN house Indonesian Creation bukan hanya sebagai jendela untuk melihat budaya Indonesia. Tetapi juga untuk menikmati keindahan masa kini dan masa lalu Asia Tenggara. Kebanggaan, tradisi, dan sejarah kepulauan Indonesia menjadi ‘titik pusat aktivitas peradaban’ Asia Tenggara bagi Obin. Sejak berabad silam, garis pantai yang seakan tanpa batas, letak geografi yang strategis, kekayaan alam dan masyarakat Indonesia menarik pengunjung dari berbagai pelosok dunia.

Sejarah mencatat, pencarian manusia akan kehidupan yang lebih baik terkadang melupakan rasa dan sifat alaminya. Keahlian yang dimiliki manusia kehilangan etikanya. Untuk menyebut diri sebagai manusia modern, manusia melupakan pengetahuan tradisional tentang cara hidup, nilai, pendekatan dan cara berpikir. Alasan inilah yang menjadi ‘senjata’ BIN House berkreasi, mendesain, produksi,dan menjalankan bisnis.Semua itu dikembangkan mengikuti cara hidup tradisional region Asia Tenggara dari generasi ke generasi. Dengan memahami esensi dan kearifan budaya Asia Tenggara, khususnya Indonesia.

Salah satunya, digelar dalam opening show pada hari terakhir Jakarta Fashion Week 2014, dengan temaIndonesia MemanggilShow ini berbeda dari fashion show biasanya. Para model yang membawakan koleksi Obin tidak hanya berlenggok cantik di atas catwalk, melainkan mereka bebas mengekspresikan sesuai karakter mereka masing-masing namun tetap anggun mengenakan kebaya modern dari Obin.

Koleksinya kali ini kebaya colourfull vintage tapi tetap kental dengan kesan modern. Fashion show kali ini terbagi menjadi 3 bagian. Kain yang digunakan adalah tenun, termasuk tenun ikat berbahan 100% sutera. Inspirasi  untuk koleksi yang ditampilkan di JFW tahun ini ialah seluruh kekayaan budaya, tradisi, dan sejarah Indonesia yang juga dipengaruhi bagian Asia Selatan.

Di akhir show, Obin keluar dan memberikan kain untuk ibu Pia Alisjahbana, sebagai dedikasi untuk beliau yang sangat berperan dan berpengaruh untuk industri fesyen di Indonesia. Obin menunjukkan konsistensi dan eksistensinya dalam mendesain pakaian batik untuk tetap melestarikan budaya Indonesia. Seperti itulah cara ‘Indonesia Memanggil’ Obin:

Berjalan di atas tanah, indah diselimuti rumput hijau, dikelilingi bunga dan pohon.
Mendengar dan hidup sebagai saksi.  Menikmati dan menyerap segala yang ada,  menjadi insan bahagia dan penuh harapan.

Menonggok ke atas sampai wajahnya, di sinar bulan purnama yang cantik. Merasakan kesejukan sinar bulan purnama, tanganpun bergerak dengan hasrat menyentuh bulan. Tubuh meninggi untuk menyentuh,  hampir ingin meraih, dengan rumput di atas terasa bagai permadani.
Maju ke depan, ke dunia masa kini.  Tanpa meninggalkan asal usul dan jati diri.

Teks: Tia Perbiansyah / Foto: Sadikin Gani

Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *