DKNY Spring 2017 Collection

Fashion Report

Bunga-bunga Musim Panas dalam Koleksi Andhita Siswandi

By  | 

Photo by Sadikin Gani

Lihat Koleksi →

Keindahan bunga–bunga musim panas diterjemahkan Andhita Siswandi ke dalam koleksi busana yang ceria.

Musim panas merupakan saat-saat yang paling ditunggu oleh penduduk di negara-negara beriklim sub-tropis. Musim saat bunga–bunga cantik bermekaran. Sebut saja mawar, dahlia, melati, iris, dan bunga matahari akan bermekaran pada musim panas. Keindahan ini menginspirasi Andhita Siswandi dan menerjemahkannya ke dalam koleksi busana Spring/Summer 2015. Melalui koleksi yang diberi tema Summer Me Up, Andhita menggambarkan bagaimana keindahan hamparan bunga di musim panas melalui koleksi busana ready to wear.

Busana atasan berpotongan tent dress dan bawahan celana pendek menjadi pembuka peragaan busana dalam rangkaian Jakarta Fashion Week (JFW) 2015. Dress berdetail embroidery bunga yang diberi aksen embellishment mutiara dan kristal pada bagian kerah, pada celana pendek pun diberi detail embellishment yang sama, penggunaan bahan organza, dan satin duchess dengan tehnik ruffle membuat busana terlihat flowy ketika dikenakan.

Selanjutnya hadir busana atasan dengan detail embroidery bunga serta bagian kerah yang diberi embellishment beads berwarna emas. Dipadu dengan bawahan rok pensil dengan detail embroidery bunga yang senada dengan busana atasan.

Hadir sederet busana ready to wear berpotongan shirt dress, jaket, kemeja, hingga maxi dress, dengan menggunakan material berupa organza, satin duchess, dan net polyester. Hamparan bunga musim panas diaplikasikan Andhita melalui detail embroidery bunga, juga sebagai nama busana.

Selain itu, ada penambahan detail inisial huruf A dan embellishment kristal, mutiara, dan beads, serta penggunaan detail fringe menjadikan karya ini variatif. Penggunaan detail tersebut dipadu dengan penggunaan warna pastel sebagai warna dasar, warna – warna seperti biru muda, kuning muda, pink muda, lavender, dan putih, membuat koleksi ini terlihat feminin dan ceria.

Dalam koleksinya kali ini para model berjalan mengenakan open toe sandals hasil kolaborasi dengan label Sepatukubaru. Para model pun mengenakan aksesoris berupa anting berbentuk bunga warna – warni untuk melengkapi tampilan.

Serangkaian koleksi busana ready to wear yang menarik dengan desain yang unik. Namun sayang belum ditunjang dengan sistem pemasaran yang memadahi. Misalnya website yang masih coming soon dan sistem penjualan yang masih made by order. Sebagai desainer yang mengikuti program IFF dari Jakarta Fashion Week sepertinya Andhita Siswandi bisa dibilang lebih tertinggal dalam hal pemasaran dibanding desainer lain yang sudah merambah ke dunia online.

Teks: Bayu Raditya Pratama / Foto: Sadikin Gani

Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *