Alexander Wang

Fashion Report

Butiran Pasir Menginspirasi Priyo Oktaviano

By  | 

priyo-5072

Lihat Koleksi →

Suasana gurun pasir tandus seringkali menghadirkan fatamorgana yang memabukkan. Menginspirasinya menghadirkan Grains de Sable atau Grains of Sand.

Tema itu memberi kekuatan imajinasi Priyo Oktaviano (SPOUS) menghadirkan 30 set koleksi busana di Bazaar Fashion Festival 2013. “Konsepnya busana yang siap pakai, sporty, punya garis rancang sederhana dan mudah dipadupadankan untuk gaya sehari-hari,” kata Priyo.

Tiga puluh koleksi tersebut terdiri dari 24 set busana wanita dan 6 set busana pria. Keseluruhannya dibagi menjadi 4 bagian yaitu koleksi putih, koleksi coklat, koleksi hijau military, dan koleksi draperi. Warna-warna ini menggambarkan perjalanan matahari. Koleksi putih sebagai simbol suasana ketika fajar menyingsing di gurun pasir. Warna coklat sebagai interpretasi senja di langit gurun yang menghadirkan warna lebih pekat. Hijau military terinspirasi dari warna malam yang masih muda, saat senja baru saja pergi dari gurun. Perjalanan itu ditutup dengan koleksi draperi, merupakan gaun-gaun berpotongan sederhana dan bertekstur ringan yang terinspirasi dari suku-suku nomaden Indian Apache.

Koleksi cutting longgar ini bisa ditemukan di ragam busana siap pakai seperti blus, atasan berkerah polo, boxy jacketshort, rok yang dipadu dengan serat menerawang. Tak ketinggalan celana berpotongan longgar hadir dari bahan serat alami. Penggunaan bahan ini merupakan ajakan Priyo untuk peduli dengan kelestarian lingkungan.

“Saya menggunakan serat alami, mulai dari serat enceng gondok, serat pisang, serat nanas, dan serat goni yang ramah lingkungan,” tambahnya. Serat-serat ini sudah 100% made in Indonesia dan sudah diproduksi oleh pengrajin. Tekstur dan warnanya menghasilkan nuansa etnik di setiap desainnya. Masih banyak serat lain yang bisa digali manfaatnya, bila desainer mau mengeksplorasi lebih lanjut.

Dari sisi pengerjaan, Priyo mengaku tidak banyak mengalami kesulitan. Karena serat lebih padat sehingga mudah dijahit. Hanya tinggal memadukan kain yang tepat untuk memberikan tampilan sesuai keinginan. Ukurannya pun all size, sehigga tidak perlu harus memperhitungkan ukuran saat ingin memakai.

Teks: Titik K. / Foto: Sadikin Gani

Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *