DKNY Spring 2017 Collection

Jakarta Fashion Week

Catatan Kecil dari Runway Indonesia Fashion Forward

By  | 

indonesia-fashion-forward-1

Hari Pertama, Jakarta Fashion Week 2014, 19 Oktober 2013

Saya cukup bersemangat saat disodori jadwal JFW 2014 dan ternyata label Major Minor (MM) ada di dalamnya. Label yang digawangi oleh tiga orang muda dan telah dipasarkan di Singapura, Indonesia dan Inggris itu cukup menyita antusiasme penggiat mode karena garis rancangannya yang khas.  Modern, cleandan minimalis. Dengan percaya diri, hari ini saya mengenakan karya mereka untuk menghadiri JFW 2014 hari pertama.

16.24 WIB, Major Minor 

Presentasi dibuka dengan tepuk tangan riuh saat peragawati senior, Ria Juwita, melintasi catwalk. Harmoni dari karisma seorang senior yang telah melenggang puluhan tahun di runway pagelaran busana berpadu dengan gairah muda modern sebuah rancangan. Serasi.

Dari MM kita biasanya mengharapkan sajian karya busana warna pucat dengan aksen warna menyala di beberapa tempat, tentunya dengan cutting sempurna. Namun kali ini kita dikejutkan dengan keberanian MM untuk mulai mengeksplorasi corak print.

Beberapa potong rancangannya tampil dengan motif cetak (print) beraroma etnik semacam songket. Kesan etnik semakin diperkuat dengan penampilan asesoris di bagian kepala yang menggunakan hiasan dari ranting-ranting kecil termasuk juga kacamata. Namun jangan khawatir, eksplorasi ini tetap tidak membuat kita tersesat, dan mengenalinya sebagai Major Minor.

Lihat Koleksi Major Minor

16.34 WIB, Friedrich Herman 

Setelah MM, saya menunggu karya Friederich Herman yang hadir berikutnya. Musiknya cukup menghentak, irama drum and bass yang kental membuat berdebar, menanti apa yang akan kita hadapi. Dan ternyata :Androgyny! Sangat pas.

Jacket, blazercape dalam nuansa tuxedo hitam putih yang formal. Lalu bergeser menjadi lebih feminin dengan color block warna ungu atau biru dan material satin atau silk. Kemudian dilanjutkan menjadi lebihandrogyny dengan material leather dan nuansa grunge.

Baiklah, saya pun menunggu nama yang sedang jadi perbincangan hangat di antara peminat mode sebagai bintang muda di dunia fesyen. Jeffry Tan!

Lihat Koleksi Friederich Herman

16.43 WIB, Jeffry Tan

Karya pembuka langsung memberi kesan sophisticated dengan kehadiran jacket berdetail rumit penuh lipatan seperti sebuah origami. Presentasi didominasi warna hitam dan putih dengan permainan cerdas pada material kain; silk dibuat seolah kulit suede.

JT tidak ragu untuk bermain geometri dan bermain lipatan, seakan origami. Variasi ikatan juga digunakan untuk penyajian yang berbeda dari sebuah karya. Aksesori sepatu cukup menarik perhatian dengan detail sol seperti boots karet dipadukan tali seperti gladiator, tentunya dengan heels yang cukup tinggi.  Satu karya yang sedikit nyeleneh dan di luar benang merah presentasi, yaitu dress ketat model kemben berwarna coklat.

Elemen kejutan tiba di saat akhir presentasi, sebuah karya busana yang tampak depannya adalah rok balon panjang namun ternyata dari belakang adalah celana. Secara keseluruhan, karyanya sophisticated namunwearable. Cerdas.

Lihat Koleksi Jeffry Tan

Teks: Mutiara Lusiana Purba, Mantan Finalis Putri Indonesia / Foto: Sadikin Gani

Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *