Alexander Wang

News

Fashion Lab di Mata Desainer Muda

By  | 

Photo by Sadikin Gani

Desainer membutuhkan show room untuk memajang karyanya, sekaligus berhubungan dengan masyarakat. Tidak semua desainer, khususnya desainer muda, punya fasilitas ini. Karena bukan hanya sekadar tempat, tapi juga kemampuan untuk mendatangkan pengunjung.

Karena itu, Indonesia Fashion Forward, merupakan salah satu program dari Jakarta Fashion Week, membantu desainer anggotanya untuk mendapatkan show room di lokasi yang banyak dikunjungi pecinta fashion. Bekerjasama dengan Galeries Lafayette, menghadirkan Fashion Lab di Pasific Place, Jakarta. Fashion Lab adalah program yang diadaptasi dari Galeries Lafayette Berlin. Bertujuan untuk mendukung talenta dari desainer muda, sehingga karyanya bisa diapresiasi langsung oleh masyarakat.

Indonesia Fashion Forward adalah program pengembangan kapasitas desainer muda Indonesia agar siap menembus pasar internasional, di mana kami bekerjasama dengan Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, British Council, dan juga Jakarta Fashion Week,” kata Diaz Parzada, Direktur Kreatif Jakarta Fashion Week. Selain itu, merupakan program giving back dari Galleries Lafayette. Jadi, sebagian besar hasil penjualannya akan dikembalikan kepada para desainer muda untuk membiayai program pengembangan mereka dalam Indonesia Fashion Forward.

Membuka Peluang Bagi Desainer Muda

“Saya melihat program Fashion Lab ini mempunyai visi dan misi yang bagus, sesuai dengan brand saya, jadi saya tidak melihat adanya alasan mengatakan tidak untuk mengikuti acara ini,” kata Felicia Budi, desainer dari label Fbudi ketika ditanya alasan mengikuti acara ini.

Sependapat dengan Felicia Budi, Jii by Gloria Agatha merasakan bahwa desainer muda diberi kesempatan untuk menampilkan karya mereka di Galleries Lafayette. Juga mendapat kesempatan yang lebih luas sebagai desainer muda yang sedang mengembangkan labelnya.

Namun berbeda bagi desainer muda Patrick Owen yang sudah lebih dulu berhasil menembus ke Singapura, China dan Korea. Alasan mengikuti acara Fashion Lab ini justru untuk membuka peluang memasarkan labelnya ke pasar Indonesia yang selama ini belum ia lakukan.

Tidak Ada Persiapan Khusus

Berbicara mengenai persiapan, Monday to Sunday mengakui bahwa mereka tidak mempersiapkan koleksi khusus untuk acara ini. “Kita pakai koleksi busana Fall/Winter yang stok-nya diambil dari gerai–gerai kita,” ungkap Dita Addlecoat, Creative Director Monday to Sunday.

“Semua koleksi yang kami tampilkan disini adalah koleksi yang pernah ada di fashion show Jakarta Fashion Week, namun karena sekarang musim nya lagi Fall/ Winter maka koleksi yang kami tampilkan pun koleksi Fall/Winter seperti koleksi brand – brand pada umumnya,” kata Ari Seputra salah satu desainer dari Major Minor.

Label Fbudi justru mengambil langkah berbeda dengan membuat koleksi khusus (capsule collection) untuk acara ini. ”Sejujurnya saya mempersiapkan koleksi khusus untuk Galleries Lafayette ini. Koleksi ini saya beri tema Transisi yang seluruhnya berwarna hitam dengan bahan taffeta, saya beri nama transisi karena koleksi ini merupakan masa transisi dari koleksi saya sebelumnya dan koleksi saya berikutnya untuk JFW,” papar Felicia Budi, desainer Fbudi.

Lebih Dekat Dengan Konsumen

Acara ini memberikan kesempatan bagi para konsumen (buyers) yang hadir untuk dapat langsung bertatap muka dan berkonsultasi dengan desainer dari busana yang dipasarkan, sehingga konsumen merasa lebih puas dengan busana yang mereka beli. “Acara seperti ini melatih kita untuk lebih terjun ke pasar, kalau dalam fashion show, customer hanya dapat melihat, di acara ini selain mereka melihat karya nyata mereka juga bisa membeli dan mencoba,” kata Ari Seputra dari Major Minor.

Gloria Agatha, desainer dari Jii pun mengakatakan bahwa acara trunk show ini memberikan kesempatan bagi konsumen untuk lebih dekat dengan produk yang ditawarkan. “Karena busana yang digantung dan dipakai oleh model saat fashion show belum tentu jatuhnya sama ketika mereka kenakan,” tambah Gloria Agatha.

Felicia Budi sebagai salah satu desainer muda yang mengikuti acara ini pun mempunyai harapan yang besar. Semoga dengan adanya acara ini masyarakat dapat melihat dan makin merasa yakin dengan brand lokal kita, karena acara ini membuktikan bahwa kualitas brand Indonesia dapat diterima oleh department store besar seperti Galleries Lafayette,” kata Felicia Budi.

Teks: Bayu Raditya Pratama / Foto: Sadikin Gani

Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *