DKNY Fall 2017 Collection

Fashion Report

Inspirasi dari Pola Molekul Batu Permata

By  | 

Photo by Sadikin Gani

Lihat Koleksi →

Melihat kecantikan batu – batu permata secara molekuler, Peggy Hartanto mendapat ide untuk koleksi busana siap pakai.

Batu permata mempunyai stuktur molekul yang khas. Bila dicermati, ragam pola geometris dari molekul batu permata ada beragam bentuk. Tergantung dari jenis dan keadaan alam tempat batu permata ini terbentuk. Stuktur, bentuk, sifat, dan warna dari batu – batu permata inilah yang menjadi inspirasi Peggy Hartanto dalam mendesain koleksi busana ready to wear kali ini. Peggy menghadirkan kecantikan batu permata ke dalam sebuah koleksi Spring/Summer 2015 yang ia beri tema Gem.

Bertempat di fashion tent Jakarta Fashion Week 2015, Peggy Hartanto yang merupakan salah satu dari anggota baru program Indonesia Fashion Forward, tahun ini bersama dengan 2 label lainnya mempunyai kesempatan untuk menjadi desainer pembuka dalam rangkaian Jakarta Fashion Week 2015.

Fashion show koleksi Peggy Hartanto dimulai dengan model pertama yang berjalan mengenakan busana yang diberi nama sapphire, berupa busana jumpsuit biru berbahan silk dengan detail sheer pada bagian dada. Dilanjutkan dengan busana shift dress berdetail uneven hem dan sheer. Busana kedua ini diberi nama Nephrite.

Selanjutnya hadir deretan busana ready to wear seperti blazer, celana panjang, peplum dress, strapless dress, dan jumpsuit dengan garis detail yang minimalis. Model penutup berjalan mengenakan busana long dress kuning dengan detail layering dibagian dada, dress ini diberi nama Alexandrite.

Peggy berkreasi dengan bahan – bahan seperti silk, satin dan organza. Warna yang dipilih adalah warna natural dari batu permata seperti putih, biru, biru muda, hitam, dan kuning. Selain itu, yang menarik dari koleksi Peggy Hartanto ini adalah konsep penamaan busana dengan nama – nama batu permata. Setiap detail busana yang dibuat oleh Peggy seperti mewakili nama dari batu permata, baik dari segi warna ataupun bentuk.

Peggy Hartanto terkenal dengan garis rancang yang simpel dan minimalis, dengan penggunaan detail serta bentuk busana yang sederhana. Namun jika diperhatikan terlihat sekali kualitas bahan dan jahitan yang sangat diperhatikan dengan kualitas yang dijaga dengan baik.

Teks: Bayu Raditya Pratama / Foto: Sadikin Gani

Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *