Alexander Wang

Fashion Report

Ivan Gunawan, Beautiful Liar

By  | 

ivan-gunawan-jfw-2014-1473-1

Lihat Koleksi →

Terkadang kesedihan tidak perlu dibagi, apalagi diketahui umum. Perempuan harus pintar menyembunyikan runtuhnya hidup melalui penampilan yang cantik.

Screen di runway menampilkan sepasang suami istri dalam busana kemegahan pesta. Mereka mesra berjalan menuju arena. Lantas seorang perempuan melintas. Perempuan dengan keanggunan alaminya, berbalut busana elegan. Pasangan itu tetap berjalan. Hanya mata lelaki itu tak lagi bisa lepas dari perempuan yang baru saja melintas. Padanya hatinya tertambat. Beautiful liar, demikian fashion show karya Ivan Gunawan digelar di Jakarta Fashion Week 2014, 23 Oktober 2013.

“Perempuan ingin menjadi nomor satu di kehidupan seseorang,” kata Ivan Gunawan. Nomor satu yang diinterpretasikan dalam bentuk keanggunan busana yang meninggikan rasa percaya diri. Ivan mengamati, perempuan, terutama kaum sosialita dan selebritas, ingin selalu tampil menarik di muka umum. Meski secara batin, mereka tengah mengalami hal buruk, bertolak belakang dengan penampilan. Itulah yang ditampilkan dalam koleksi Beautiful Liar.

“Tubuh perempuan sekarang sudah bagus-bagus. Jadi tidak perlu ditutup-tutupi,” tambah Ivan. Kerenanya gaun cocktail kali ini menampilkan lekuk tubuh perempuan dengan pas. Eksplorasi potongan kain ini menampilkan keseimbangan. Bila depan terbuka, maka di bagian belakang tertutup, atau sebaliknya. Bahkan sekelebat kaki jenjang melintas di tumpukan gaun saat berjalan. Kesan sensual, cantik, dan effortless ditampilkan dengan bahan berkualitas bagus.

Sejumlah 42 gaun feminin ditampilkan oleh 42 peraga busana tanpa jeda. Warna merah, hijau emerald, dan hitam yang merupakan warna best seller. Kali ini, Ivan menampilkan detail baru berupa embroidery yang muncul di atas tulle, sifon, organdi, lace dan brokat.

“Bila tertata rapi, dua atau tiga tahun ke depan masih bisa dipakai,” tambah desainer yang belajar desain otodidak itu. Bukan hanya busana, tapi sepatu dan aksesoris juga karya Ivan. Khusus untuk aksesoris, kali ini Ivan menampilkan aksesori karya Marsel Ho.

Setelah semua tampil, Ivan merasa bersukur karena hampir 60% gaun yang ditunjukkan sudah sold out. Pelanggan Ivan kebanyakan selebritas yang mesti tampil terjaga di segala suasana. Demikian Ivan menyajikan desainnya untuk dijual di Indonesia dan belum terpikir menjual ke luar negeri. Karena pangsa Indonesia masih besar. “Masih banyak orang kaya Indonesia yang mau beli rancangan saya,” ujar Ivan sambil tertawa.

Teks: Titik K. / Foto: Sadikin Gani

Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *