Alexander Wang

Fashion Report

Kanaya Tabitha, Ketegaran Perempuan adalah Napas Dunia

By  | 

kanaya-4175

Lihat Koleksi →

Bayangkan jika seorang perempuan yang terbelenggu kesibukan datang ke pantai yang indah. Rasanya: lepas, kembali menjadi diri sendiri. Dunia pun bernapas lega kembali.

Kalimat itu mengawali cerita Kanaya Tabitha soalEnamored, judul untuk koleksi Spring/Summer2014. Lima belas tahun sudah Kanaya Tabitha berkarya sebagai fashion desainer. Walaupun tuntasnya era pencarian tidak pernah bisa dilihat dari rentang waktu, 15 tahun bagi Kanaya merupakan perenungan. “Saya keluar dari zona nyaman. Mendesain baju yang tak mengikuti arus,” katanya. Desain yang ingin ia hadirkan untuk koleksiSpring/Summer 2014 adalah menjadikan pemakainya nyaman. “Bukan couture, tapi saya ingin wanita pakai baju itu enak,” tambahnya.

Enamored menaungi 25 koleksi busana ditampilkan dengan warna-warna khas Kanaya. Ia banyak memainkan teknik cutting yang  tak biasa sehingga desain yang nampak sederhana ternyata dibikin dengan tingkat kesulitan tinggi. Walau tidak menggunakan payet dan swarowsky, tapi kesulitannya cukup tinggi. Apalagi yang menggunakan embordery sepanjang badan yang dipresentasikan oleh Natalie, merupakan salah satu koleksi kesukaan Kanaya karena tantangannya cukup tinggi. Presentasi desain dengan kelopak bunga tiga dimensi yang dibikin dengan tangan satu per satu menjadikan busana ini merupakan wujud dari kerja telaten tangan-tangan yang dilatih untuk sabar.

Soal warna, Kanaya mempersembahkan warna-warna cerah Spring/Summer. Ia menyebut koleksi kali ini sebagai koleksi resort khas Kanaya Tabitha yang menjelajahi kelembutan dan ketegaran perempuan.Glamour dan classy sexy adalah kesan yang ingin dihadirkan oleh pemakainya. Sebuah kemewahan yang dihadirkan dari kebebasan.

“Saya ingin memberikan alternatif lain cara berbusana ke pesta,” ujarnya. Kebebasan itu diterjemahkan dengan mengaplikasikan overall menjadi suatu pilihan cantik untuk busana pesta cocktail. Desain ini merupakan bahasa lain untuk membawa kita pada suasana glamour dan joyfull di sebuah pantai indah, Santorini di Yunani. Pantai ini yang menginspirasi Kanaya menghadirkan Enamored.

“Saya ingin mempresentasikan kehidupan seorang wanita.  Ketegaran wanita lewat karya saya. Dia ingin keleluasaan. Escape to Santorini. Kebetulan waktu saya ke sana, indah banget,” kenangnya.

Aroma laut itu diperkuat dengan dukungan perhiasan berbahan utama mutiara yang ditekuninya dua tahun terakhir. Katha Pearl Lovers merupakan wadah Kanaya untuk mendesain mutiara. Karyanya sudah dipasarkan di Boca Raton, Palm Beach (Florida), hingga Montreal (Canada). Mutiara ini 100% asli dari laut Indonesia.

Menurutnya, desain mutiara di Indonesia belum banyak berkembang. Kebanyakan kalung dan gelang hanya berupa rangkaian mutiara yang dirangkai dengan benang saja. Selain desainnya selalu sama, mutiara yang dibutuhkannya pun lebih banyak sehingga harganya tidak terjangkau. Padahal Indonesia adalah penyumbang separuh dari mutiara yang beredar di dunia. Bahkan laut Indonesia Timur (NTT, Ambon, dan Papua) merupakan sumber mutiara yang diakui kualitasnya oleh desainer perhiasan dunia. Sebut saja Mikimoto, desainer mutiara kenamaan, mengambil mutiara dari laut Kendari karena kualitasnya.

Karenanya, Kanaya mulai berkreasi. Memadukan gelang dan kalung mutiara dengan emas dan perak. Desainnya dibuat sederhana dengan jumlah mutiara tidak terlalu banyak. Selain harga menjadi terjangkau tanpa mengurangi kualitas mutiara, pasar Amerika menyukai desain yang sederhana dan ringan. Desain ini biasanya untuk hole sale. Ada juga untuk market seni. Misalnya untuk fashion show dan butik, maka desainnya couture, lebih custom.

“Kalau ditanya asyik mana, sekarang aku lebih enak desain jewelerry. Tapi aku enggak boleh lupa, aku dibesarkan oleh fashion,” tambahnya. Baginya menjadikan perempuan lebih percaya diri dengan desainnya, baik busana dan perhiasannya adalah hadiah dari 15 tahun dedikasinya. Dikutipnya bait Deejay Harper:

Be confident in the skin you are in, because that is the only body you will ever have.
The only place that will ever be solely yours.
Even if you will never as skinny as those super models, or beauty who makes every one stare
You can be beautifful in your own way
And you have to accept that and own it.

Teks: Titik K. / Foto: Sadikin Gani

Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *