DKNY Ready-To-Wear Spring 19 Collection

Fashion Report

Kata Mereka Soal Karya Anne Avantie

By  | 

Photo by Sadikin Gani

Kebanyakan memuji, ada kritik, ada juga yang menyematkan harap untuk go international. Ragam pendapat dari berbagai kalangan untuk seperempat abad langkah Anne di dunia fashion.

Fashion show 25 Tahun Anne Avantie berkarya memang beda. Pada kesempatan ini, Anne mengundang banyak orang, berbagai profesi, termasuk orang-orang yang biasa di balik layar dari sebuah proses busana dihadirkan. Penjahit, perajin yang memasang payet, pembuat pola, dan siswa/siswi sekolah busana pun diundang untuk hadir di acara tersebut. Menurut Anne, sejumlah 4000 undangan disebar untuk menghadiri fashion show dengan tema Merenda Kasih, di Jakarta Convention Center, 3 September 2014.

“Saya ingin berbagi. Saya semua menikmati fashion show ini,” kata Anne. Ada harapan agar orang-orang di balik layar sebuah proses pembuatan busana bisa melihat karya mereka tampil di runway. Karena tanpa perajin ini, busana indah itu takkan pernah ada. Busana yang kemudian dikenakan oleh beberapa klien Anne yang hadir pada malam itu. Mulai dari desainer busana, penyanyi, bintang film, bintang sinetron, hingga tokoh masyarakat. Masing-masing punya komentar sendiri tentang karya Anne dan fashion show.

Taruna K. Kusmayadi, Ketua APPMI (Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia) mengatakan bahwa Anne Avantie adalah seorang dengan daya kreatif tidak pernah habis. Begitu banyak kritik yang dilontarkan dari banyak pihak, tapi Anne terus berkarya. Karyanya banyak mengundang komentar. Taruna berpendapat, mungkin dengan cara itulah Anne Avantie bisa bertahan hingga 25 tahun. Selain itu, masuknya Anne menjadi anggota APPMI memberi sumbangan berharga bagi organisasi ini. Anne berbagai pengalaman, sistem kerja, dan manajemen ke anggota lain.

Soal desain, menurut Ali Charisma, desainer busana, Anne berhasil menjadi trendsetter kebaya di Indonesia dan mengembangkan gaya berpakaian kebaya. Beragam kebudayaan Indonesia berhasil Anne tuangkan dalam style kebaya karyanya. Ciri khas yang tertanam di hati perempuan Indonesia, sehingga masyarakat awam kerap mengatakan, “Saya mau buat kebaya seperti kebaya Anne Avantie.” Ali berpendapat, Anne Avantie menjadi salah satu desainer yang berpengaruh di Indonesia.

Sendy Ramania Wurandani, istri Dede Yusuf (mantan Wakil Gubernur Jawa Barat) mengungkapkan hal yang senada dengan Ali Charisma. Usai menyaksikan fashion show, Sendy mengakui kepiawaian Anne memadukan budaya dari berbagai daerah di Indonesia. “Karena saya dari Jawa Barat nih, hari ini saya juga pakai batik Jawa Barat. Yang sesi itu banyak memakai mega mendung yang dikolaborasikan dengan naga dan burung hong. Itu memang terpengaruh dari Cina yang masuk ke Jawa Barat melalui pesisir,” kata Sendy.

Hanya saja, menurut Adi Buana, staf pengajar John Robert Powers Indonesia, kreativitas Anne Avantie tidak terlalu menunjukkan kemajuan signifikan pada 2 tahun terakhir. “Apa yang disajikan malam hari ini terdapat banyak pengulangan. Sedikit di retouch, namun basic-nya tetap sama seperti 2 tahun lalu. Mungkin dia kehabisan ide atau mungkin juga butuh waktu. Saya lihat Anne Avantie aktif sekali mengikuti fashion week sepeti JFW, IFW juga APPMI. Belum lagi show kecil-kecil dari pihak sponsornya, jadi menurut saya agak stuck,” kata Adi. Walau Adi tetap mengakui bahwa Anne piawai dalam mengombinasikan bahan dan warna untuk kebaya. Bagi Adi, fashion show kali ini menarik untuk disaksikan.

Selain fashion show, desainer busana juga harus memikirkan bisnisnya. “Anne Avantie telah memulai hal ini. Ia sadar, maka untuk memenuhi kebutuhan pasar. Dia telah membuat beberapa line dari brand-nya. Mulai dari kebaya, batik, kini juga sepatu dan tas,” kata Renita Sari, Direktur Program Bakti Budaya Djarum Foundation. Lebih lanjut, Renita berharap Anne bisa go international. Renita bangga seandainya karya yang baru saja ia saksikan di fashion show 25 Tahun Anne Avantie Berkarya bisa juga disaksikan di Paris Fashion Week. Sehingga kebanggaan masyarakat mengenakan kebaya Anne sama dengan saat mengenakan Dior atau Chanel. “Apa yang dilakukan Mbak Anne selama ini sudah luar biasa, hanya mungkin sedikit di-retouch untuk lebih think global,” tambah Renita. Pencapaian yang sudah dicapai dalam fashion show kali ini hendaknya dipikirkan juga tindak lanjutnya.

Lihat koleksi lengkap Pagelaran 25 Tahun Anne Avantie Berkarya: Bagian 1 / Bagian 2 / Bagian 3 / Bagian 4 / Bagian 5 / Bagian 6 / Bagian 7 / Bagian 8 / Bagian 9 / Bagian 10

Teks: Titik K. / Desi Dwi Jayanti / Foto: Sadikin Gani

Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *