DKNY Fall 2017 Collection

Fashion Report

Kemegahan Rusia dalam Koleksi Modestwear

By  | 

Photo by Sadikin Gani

Lihat Koleksi →

Kekaisaran Rusia dan kemegahan winter palace menginspirasi Norma Hauri untuk menerjemahkannya ke dalam koleski modestwear.

Kekaisaran Rusia pada masa kemimpinan permaisuri Empress Elizabeth Petrova mengalami kemajuan dalam pembangunan. Salah satunya adalah bangunan Winter Palace (istana musim dingin) di tepi Sungai Neva. Istana yang dibangun sebagai simbol kekuatan dan kekuasaan ini dirancang oleh beberapa arsitek. Salah satunya adalah Bartolomeo Rastelli. Ia merancang Winter Palace dengan gaya arsitektur rastrelliesque baroque. Merupakan gaya arsitektur percampuran dari gaya tradisional arsitektur Rusia, gaya baroque dari Eropa Tengah, dan gaya neoklasik. Gaya ini digambarkan sebagai gaya yang boros akan desain.

Sejarah tentang kekaisaran Rusia, khususnya kemegahan Winter Palace menjadi inspirasi bagi Norma Moi, creative director Norma Hauri. Label premium ini sebelumnya bernama Hauri Collezione. Oleh Norma, kemegahan Winter Palace diterjemahkan ke dalam koleksi modestwear Spring/Summer 2015 dengan tema Regalia.

Modestwear merupakan busana dengan bentuk dan potongan yang lebih tertutup dan seminim mungkin memperlihatkan kulit pemakainya. Dengan kata lain, modestwear adalah busana dengan mengedapankan unsur kesopanan. Berbicara tentang unsur kesopanan tentunya modestwear tidak hanya sebatas busana muslim saja. Kebanyakan agama di dunia memiliki pengaruh yang kuat terhadap sikap masyarakat terhadap kesopanan dalam berpakaian. Hal ini menjadikan batasan kesopanan dari busana modestwear pun masih menjadi perdebatan hingga kini.

Warna Dengan Makna Tertentu

Peragaan busana ini dimulai dengan model yang mengenakan side cowl dress dengan bahan duchess silk, berdetail embellishment kristal ceko, mutiara, dan beads pada bagian kerah. Dipadu dengan bawahan celana panjang berbahan jacquard. Selanjutnya model dengan atasan blouse lengan panjang berbahan duchess silk, dengan aksen ruffle dan detail embellishment swarovski, dipadu dengan rok panjang berpotongan pensil.

Sederet busana hadir dengan warna yang memiliki makna tertentu. Antara lain warna putih, merah, dan emas yang melambangkan kemegahan interior bangunan Winter Palace. Warna pink sebagai lambang sifat feminin dari permaisuri Elizabeth Petrova. Hadir juga detail motif baroque yang diaplikasikan dengan teknik silk embroidery, cord embroidery, dan embellishment dari kristal ceko, swarovski, mutiara, dan beads.

Detail dan warna diaplikasikan pada koleksi busana berupa shift dress, a-line dress, coat, peplum dress, ball gown, hingga cage dress. Koleksi busana modestwear ini penuh dengan sentuhan baroque khas Winter Palace yang hadir dengan penggunaan material – material berupa duchess silk, jacquard, organza, satin dan chiffon. Peragaan busana ini ditutup dengan cage dress yang penuh detail embellishment beads, kristal ceko, dan mutiara.

Seperti halnya masyarakat Rusia yang selalu memakai penutup kepala, para model pun memakai jilbab dengan gaya russian babushka, serta veil dengan aksen tassel. Para model pun mengenakan aksesoris berupa kalung yang terinspirasi dari para permaisuri zaman kekaisaran Rusia. Kalung dengan batu swarovski biru, hijau, dan merah berantai mutiara. Juga mengenakan ikat pinggang dengan bahan metal.

Terasa sekali pada koleksi modestwear Spring/Summer 2015, Norma Hauri mengacu kepada busana muslim. Pemakaian aksesoris yang bertemu dengan detail embellishment terasa ramai, namun hal ini sesuai dengan konsep yang Norma angkat. Sebagaimana arsitektur Winter Palace yang banyak detail. Koleksi Norma Hauri ini dapat menjadi alternatif baru bagi pencinta busana modestwear dan busana muslim.

Teks: Bayu Raditya Pratama / Foto: Sadikin Gani

Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *