Alexander Wang

News

Kerjasama Indonesia Fashion Forward dan Fashion Lab

By  | 

Photo by Sadikin Gani

Selama sebulan, terhitung mulai tanggal 9 Oktober 2014, 9 desainer muda Indonesia memajang karyanya di Galeries Lafayette, Pasific Place, Jakarta. Area seluas 50m2 itu dinamai sebagai Fashion Lab, tempat untuk memajang karya desainer muda dan pembeli bisa langsung membelinya. Menurut Melissa Siswanto, Head of Marketing Galeries Lafayette Indonesia, Fashion Lab merupakan program Galeries Lafayette internasional, kali ini giliran di Indonesia.

Merupakan program pengembalian keuntungan (Give Back Program) Galleries Lafayette untuk mengembangkan karya desainer muda. “Give Back Program ini dikelola oleh Yayasan Forum Mode Indonesia. Yayasan ini juga didukung oleh pemangku kepentingan industri seperti ritel, media, serta mal,” kata Lenni Tedja, Direktur Jakarta Fashion Week. Fahion Lab sendiri pertama kali dikembangkan di Berlin, sukses mengangkat label seperti Kaviar Gauche, Pisces, Pulver, dan Sisi Wazabi.

Di Indonesia, sembilan desainer yang ikut dalam memajang karyanya di Fashion Lab yaitu Tex Saverio, Toton,Major Minor, Monday to Sunday, Gloria Agatha, Patrick Owen, F. Budi, Monstore, dan Yosafat Dwi Kurniawan. “Desainer ini yang tergabung di Indonesia Fashion Forward. Ada 30 desainer yang tergabung di Indonesia Fashion Foward,” kata Diaz Parzada, Program Director Indonesia Fashion Forward (IFF). Program Indonesia Fashion Forward adalah organisasi nirlaba yang berfokus pada pengembangan kapasitas desainer muda agar siap bersaing di pasar internasional. Para desainer dibimbing oleh pakar fashion kelas dunia untuk mempertajam kreativitas, mengidentifikasi problem dan solusi bisnis, strategi branding, hingga jurus menembus pasar global.

Kerjsama IFF dan Fashion Lab ini merupakan upaya untuk mengangkat karya desainer muda dan berbakat agar karyanya semakin dikenal oleh pecinta fashion Indonesia. Pada kesempatan ini, pecinta fashion bisa langsung membeli busana karya desainer yang digelar pada hari itu juga. “Kali ini desainer sudah menyediakan busana ready to wear. Artinya baju siap pakai, dengan 3 ukuran S, M, L,” tambah Diaz.

Selain koleksi yang dipajang dan siap diberli, desainer juga menggelar fashion show yang dihadiri oleh para pecinta mode, calon pembeli, blogger, dan penggemar masing-masing desainer. Koleksi yang digelar ada yang memang baru, khusus untuk acara Fashion Lab. Ada pula yang tidak mempersiapkan khusus, mengambil desain yang sudah ada. Hanya saat show, pembeli bisa bertemu langsung dengan desainernya.

Teks: Titik K. / Foto: Sadikin Gani

Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *