DKNY Hybrid Watch Collection

Fashion Report

Keseksian ‘The Dark Side of The Pyramids’

By  | 

dini-pratiwi-cover-2-8394

Lihat Koleksi →

Dini Pratiwi Irawati, desainer busana asal Jakarta ini kembali menggelar koleksinya di IFW 2014, tanggal 22 Februari 2014. Penampilan kedua di IFW kali ini, Dini tampil dengan koleksi busana terbarunya dalam Fashion Parade bertajuk Redefine. Sepuluh koleksi busana dipamerkan. Berbalut warna gelap dan hitam, sentuhan warna nude (warna kulit) dan gold menjadi aksen pelengkap terangkum dalam koleksinya The Dark Side of the Pyramids.

Zaman Mesir Kuno menginspirasi Dini setiap kali tampil di IFW. Pertama tampil di IFW tahun 2013. Saat itu, koleksi karyanya bertema Principessa de la Primavera tampil di Fashion Parade Stylopedia IFW2013.

Kali ini, ia mengangkat kemisteriusan yang masih tersembunyi di dalam piramida Mesir. Peninggalan peradaban tertua di dunia ini terdapat lorong-lorong yang gelap serta ribuan pintu kamar di dalamnya. Bentuk piramida yang sangat kompleks menyimpan banyak cerita dan misteri yang belum terjawab. Tempat yang menyimpan makam para raja dan ratu ribuan tahun ini ia terjemahkan dalam busana dengan bentuk jubah (cape), bustier corset, cocktail mini dress serta gaun-gaun elegan.

Proses pembuatannya sendiri cukup detail dan rumit yaitu dengan teknik embroidery, pleats, aplikasi payet serta cut out. Teknik embroidery diaplikasikan di kain organza dengan motif segitiga menyerupai piramida. Motif segitiga itu kemudian dipayet ditambah dengan tenik cut out. Sedangkan teknik pleats diaplikasikan pada pada koleksi jubah (cape) dan semua bagian bawah dari koleksinya. Termasuk celana palazzo yang di desain menggunakan full pleats hingga tampak seperti rok.

“Layaknya Ratu Mesir Kuno yang merupakan ikon wanita tercantik, Nefertiti selalu tampil percaya diri dan berani menunjukkan lekuk tubuh pada tiap kesempatan” ujar Dini. Ia ingin menunjukkan bahwa koleksi “The Dark Side of Pyramids” adalah perwujudan makna dari kata: cantik, seksi, anggun dan berani.

Teks: Desi Dwi Jayanti / Foto: Sadikin Gani

Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *