DKNY Fall 2017 Collection

News

Ketika Kain Lilit Berpadu dengan Cheongsam

By  | 

Photo by Sadikin GaniAncestry, tema koleksi busana karya Yanny Tan yang diperagakan pada tanggal 11 Februari 2015, merupakan ide Yanny untuk mengangkat budaya Indonesia. Kain batik bercorak flora fauna dipadukan dengan busana khas Tionghoa, cheongsam. Menurut Yanny, busana peranakan ini bisa dikenakan untuk menyambut Tahun Baru Imlek. Sedangkan perpaduan dengan batik merupakan upaya Yanny untuk memberi inspirasi bahwa kain tradisional bisa tampil kasual dan modern. Pun bisa dipadukan walau berbeda asal.

“Memang memilih Museum Nasional, kan jarang fashion show diadakan di museum. Saya ingin mengajak orang-orang untuk mengenali budaya Indonesia di museum dan juga melalui busana,” kata Yanny.

Peragaan busana yang digelar di Museum Nasional, Jakarta, ini menampilkan 48 koleksi. Terdiri dari 12 busana ready to wear kasual dan 24 busana cheongsam yang bisa dikenakan untuk acara resmi. Busana ini dipadu dengan kain batik lilitan. Cara mengenakan kain dengan dililit, berbagai model lilitan, memberi inspirasi mengenakan kain batik bisa tampil modern tanpa harus dijahit. “Tidak ada pakem untuk melilit. Ya begitu saja,” kata Yanny tentang konsep lilit kain.

Fashion show ini juga menampilkan 9 gaun malam dan 3 busana pengantin perempuan dengan detail yang terinspirasi dari alam. Busana pengantin semua berwarna putih, dengan detail bunga yang diwujudkan dengan payet dan juga permainan melipat kain. Busana yang diperagakan sebagian sudah ada dan siap untuk dipesan. Beberapa perlu untuk memesan.

Teks: Titik K./ Foto: Sadikin Gani

Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *