Alexander Wang

Fashion Report

Nur Zahra, Inspirasi dari Eropa Timur

By  | 

nur-zahra-6303

Lihat Koleksi →

Berani mendobrak pakem busana muslim Indonesia, namun konsisten dengan tehnik serta bahan ramah lingkungan. Mengusung univerisalisme dalam pilihan gaya modern.

Seiring dengan maraknya hijab style dan perkembangan busana muslim di Indonesia, Jakarta Fashion Week 2014 kali ini pun menggandeng para desainer busana muslim untuk turut ambil bagian dalam menunjukan karya – karya terbaiknya. Salah satunya ialah Nur Zahra. Dengan menawarkan konsep Folk Solitude untuk koleksi terbarunya. Kali ini, Nur Zahra mencoba memberi sentuhan berbeda pada busana rancanganya. Perkampungan di negara – negara Eropa Timur menjadi sumber inspirasinya kali ini.

“Kekuatan karakter Nur Zahra adalah potongan dengan ciri khas serba panjang, longgar, dan simpel namun tetap modern dan ramah lingkungan yang bisa dipakai oleh semua orang, tidak terbatas hanya untuk muslimah yang menggunakan hijab,” ujar Windri Widiesta Dhari, kreator dari Nur Zahra.

Nur Zahra menawarkan busana siap pakai seperti blus panjang, jas panjang, blazer hingga celana panjang yang menggunakan tehnik pewarnaan ramah lingkungan dari Jepang (Shibori). Warna – warna natural seperti coklat, biru dan putih menjadi pilihan Nur Zahra dalam koleksinya kali ini. Untuk melengkapinya Nur Zahra juga menghadirkan koleksi scraft berbahan sutra yang didominasi warna – warna natural.

Dalam proses kreasi busananya Nur Zahra menggunakan bahan cotton voile yang ringan, ramah lingkungan dan nyaman dipakai, sehingga para pemakainya yang notaben nya para muslimah aktif ataupun yang tidak menggunakan hijab sekalipun dapat beraktifitas dengan nyaman namun tetap stylish.

Teks: Bayu Raditya Pratama / Foto: Sadikin Gani

Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *