Alexander Wang

Fashion Report

Ready to Wear dalam Imaji Tex Saverio

By  | 

text-saverio-6581

Lihat Koleksi →

Tex Saverio terkenal dengan rancangan couture yang imaginatif. Bahkan Lady Gaga pun mengenakan karyanya. Tantangan bagi Tex, membuat rancangan ready to wear.

Sejalan dengan tema Jakarta Fashion Week 2014, Bringing Indonesia to the wordtahun ini, Tex Saverio kembali hadir dengan liniready to wear perdananya setelah sempat absen setahun. “Ternyata dalam membuat koleksi ready to wear tidaklah mudah, karena saya harus banyak belajar. Ini bukan project yang semalam jadi, next season-nya pun harus tetap keluar,” ujar Rio, sapaan akrab Tex Saverio, dalam konperensi pers  (Sabtu, 19 Oktober 2013).

Panggung Jakarta Fahion Week 2014 pun menjadi pilihan Rio untuk menampilkan koleksi ready to wear untuk pertama kalinya di pasar Indonesia. Setelah sebelumnya Rio telah menampilkan koleksiready to wear-nya di Paris Fashion Week pada akhir September lalu.

Tex Saverio lebih dikenal sebagai designer gaun adibusana atau couture. Lady Gaga, Kim Kardashian sampai Jennifer Lawrence pernah memakai gaun adibusana rancangan tex. Tentu saja hal ini membuat para pencinta dan pengamat fesyen menantikan koleksi ready to wear dari Tex Saverio. Kali ini ia mengambil tema Fantasy Made Reality. Melalui koleksi siap pakainya ini Rio berusaha membuat unsur imajinasi yang selama ini melekat pada rancangan Tex Saverio ditransformasikan menjadi busana yang relevan dan praktis untuk wanita urban yang dinamis.

Dalam koleksi ini Rio banyak menggunakan teknik – teknik yang rumit. Laser cut dipadukan dengan bahan transparan dan metalik seperti tulle, organza dan bahan – bahan khusus yang ia produksi sendiri. Dalam koleksinya kali ini, hitam menjadi warna palet utama yang disandingkan dengan warna Emas, hijau metalik dan biru metalik.

Melalui lini ini Tex mencoba menawarkan gaya berbusana malam yang berbeda dari biasanya. Wanita urban dituntut untuk lebih dinamis maka itu baju malam tidaklah selalu berbentuk dress dan sequin namun bisa dalam bentuk lain yang lebih ringan dan modern.

Teks: Bayu Raditya Pratama / Foto: Sadikin Gani

Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *