Alexander Wang

News

Tarian Tango Membuka Bazaar Wedding Exhibition 2014

By  | 

tango-4402

Sepasang penari tango menari indah di Grand Ballroom Ritz-Carlton Jakarta, Pasific Place Mall. Menandai acara pembukaan Bazaar Wedding Exhibition (BWE) 2014. Dia adalah Ratih Soe Kosasie berpasangan dengan Ezequiel Gomez, penari tango asal Buenos Aires, Argentina. Bukan hanya gerakan Ratih yang lentur, tapi juga model kebaya 1980-an yang dikenakannya menarik perhatian. Dengan cutting menyesuaikan gerakan tango yang lincah, kebaya tetap tampil elegan di tubuh Ratih. Mengimbangi gerak Ezequiel, juara 2 Asian Tango Championship 2013. Perpaduan dua kultur yang menghadirkan harmoni dan keindahan tersendiri sebagaimana tema Bazaar Wedding Exhibition 2014, It Takes Two to Tango.

“Dibutuhkan dua orang untuk menari tango. Artinya, sebuah acara wedding tidak mungkin dikerjakan sendiri. Butuh kerjasama banyak pihak. Bahkan, kerjasama lintas budaya,” kata Tiara Josodirdjo, wedding event organizer Tiara Josodirdjo & Associates, Jakarta. Banyak pihak yang bekerja di balik layar untuk mensukseskan sebuah wedding party.

BWE yang berlangsung dari tanggal 3-7 April 2014 kali ini sudah digelar untuk ke-9 kalinya. “Bila pembaca kami hanya bisa melihat wedding dream di majalah kami. Maka di Bazaar Wedding Exhibition ini kami merealisakannya,” kata Ria Lirungan, editor in chief Harper’s Bazaar Indonesia. Dengan menghadirkan klien premium majalah Bazaar Wedding Ideas, pameran ini pun memberi kesempatan kepada para undangan untuk melihat dan memilih secara langsung koleksi dari berbagai bridal house dan desainer ternama.

Selain pameran, BWE juga menggelar Bazaar Bridal Week (BBW) yang menghadirkan fashion show karya para desainer lokal Indonesia. Mereka adalah Andreas Odang, Hian Tjen, Wong Hang & Michelle Worth, Billy Tjong yang berkolaborasi dengan merek internasional Bvlgari, Luwi Saluadji, dan Ivan Gunawan. Andreas Odang dengan koleksi bertema Once Upon a Dream menjadi puncak acara pembukaan BWE malam itu.

“Semegah apapun gaunnya, makanannya, tapi kalau tiba-tiba penyanyinya jelek, rusaklah acara itu. Maka semuanya harus maksimal,” tambah Tiara.

Teks: Titik K. / Foto: Sadikin Gani

Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *